BeritaPolitikRegion

Dituding Melanggar Kode Etik Oleh Jatim Progress, Syaifurrahman: Tak Apa-Apa

90
×

Dituding Melanggar Kode Etik Oleh Jatim Progress, Syaifurrahman: Tak Apa-Apa

Sebarkan artikel ini
Dituding Melanggar Kode Etik Oleh Progress Jatim, Syaifurrahman: Tak Apa-Apa
Syaifurrahman

SUMENEP | Forumkota.com – Jatim Progress kembali akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI).

Aksi unjuk rasa jilid II yang akan dilakukan oleh Jatim Progress tersebut masih berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik beberapa komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep.

Hal itu diketahui dengan beredarnya banner ajakan berdemo ke Kantor DKPP RI oleh Progres Jatim yang saat ini kembali viral di berbagai media sosial (medsos).

Berikut redaksi tulisan dalam banner yang mengajak berdemo ke kantor DKPP RI itu:

Jatim Progress

Geruduk kantor DKPP RI
KPU Sumenep diduga bermasalah, DKPP wajib turun tangan dan tindak tegas.

1. Copot ketua KPU Rahbini dan komisioner KPU Sumenep Syaifurrahman, Mustafid yang diduga melakukan pelanggaran etik dengan melakukan cara-cara yang kotor.

2. Perubahan SK Pengumuman hasil tes tulis menjadi indikasi komisioner KPU Sumenep main-main dan melanggar kode etik.

3. Temuan di lapangan adanya dugaan PPS melakukan pemotongan honor 150-an, tapi masih dilindungi Syaifurrahman.

4. Dugaan kuat korupsi untuk jadi PPS (1 paket 3 orang) wajib menyiapkan 3-5jt, PPK 15-25jt, dan KPU 100-150jt.

5. KPU Sumenep harus bersih dari dugaan mafia koruptor.

– Korlap aksi Syaifurrahman (083812110229)

Kamis, 02 Januari 2023
13.30 WIB – selesai

Kantor DKPP RI Jl. MH. Thamrin, No. 14, Menteng, Jakpus.

Menyikapi hal tersebut, salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Syaifurrahman, mulai buka suara terkait tudingan dari aktivis Jatim Progress.

Komisioner KPU kabupaten Sumenep asal Desa Pordapor, kecamatan Guluk-Guluk ini bersikap landai, pasalnya kata Syaifur, setiap kebijakan yang diambil pihaknya pasti akan menimbulkan pro dan kontra.

“Tidak apa-apa lek, yang penting kami tidak pernah merasa ngomong seperti itu apalagi menerima uang. Setiap kebijakan yang diambil pasti ada yang senang dan ada yang tidak senang. Saya sekarang di rumah sakit, bagi saya saat ini lebih penting memikirkan ibu yang sedang sakit,” kata Syaifur, biasa dipanggil, (22/1/2023).

Untuk diketahui bahwa sejumlah aktivis Jatim Progress beberapa pekan yang lalu sudah melakukan aksi demonstrasi di kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Jl. M.H. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (24/1/2023).

Tinggalkan Balasan