BeritaRegion

Berani Klaim Lahan Kodim 0827 Sumenep, Fauzi As Sebut PWPS Masuk Daftar Keajaiban Dunia

71
×

Berani Klaim Lahan Kodim 0827 Sumenep, Fauzi As Sebut PWPS Masuk Daftar Keajaiban Dunia

Sebarkan artikel ini
Berani Klaim Lahan Kodim 0827 Sumenep, Fauzi As Sebut PWPS Masuk Daftar Keajaiban Dunia
Fauzi As (tengah) Owner Madura Store

SUMENEP | Forumkota.com – Polemik pengukuran lahan Markas Kodim 0827 Sumenep yang direncanakan akan dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep tanggal 23 Agustus mendatang semakin santer dibahas oleh publik.

Pasalnya, permohonan pengukuran lahan Markas Kodim 0827 Sumenep tersebut diibaratkan seperti melempar bola panas kepada BPN Sumenep.

Bahkan saat ini, publik Kota Keris juga mulai penasaran dengan orang-orang yang telah berani mengklaim lahan milik Kodim 0827 Sumenep yang sudah di duduki sekitar 77 tahun itu.

Seperti halnya yang disampaikan oleh Fauzi As, salah-satu tokoh muda sumenep. Ia mengaku heran dengan viralnya surat pengukuran lahan Markas Kodim 0827 Sumenep yang di jadwalkan pada tanggal 23 Agustus mendatang ini.

Saking herannya, owner Madura Store ini menyebut jika keberadaan Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo (PWPS) ini sudah selayaknya didaftarkan menjadi salah satu Keajaiban Dunia.

” Kita tambah satu lagi tujuh keajaiban dunia yang ada menjadi delapan. Jika di India ini Ada Tajmahal mas, maka disumenep ini ada juga tapi namanya “Tanah Mahal”,” katanya sambil tersenyum, Rabu (17/08).

Menurutnya, apa yang dirinya sampaikan bukan tanpa dasar. Sebab, salah satu yang membuat dirinya terheran-heran Kepala BPN itu mengatakan berkas-berkas yang di ajukan oleh pemohon dalam hal ini PWPS itu lengkap dan sudah sesuai SOP. Bahkan didalamnya ada Lampiran Surat Pernyataan Penguasaan Fisik/Obyek.

” Dan ternyata itu mereka penuhi. Hal ini kan Ajaib. Dimana lahan yang sudah jelas menjadi Markas dan dalam penguasaan Kodim, tapi mereka masih berani membuat Surat Pernyataan Bahwa Fisik/Obyek dalam penguasaan mereka, ini kan sangat ajaib bagi saya,” ujarnya dengan nada penuh keheranan.

” Tapi saya berdo’a mudah-mudahan Tanah Makodim itu tidak dalam oenguasaan JIN. Sebab kalo JIN ini susah dibuktikan, Karena kami tidak bosa melihat,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga menilai ada yang janggal dengan aktifitas dan keberadaan PWPS ini. Karena perkumpulan tersebut tidak pernah terdaftar di Kesbangpol Kabupaten Sumenep.

” Jangan sampai keberadaan perkumpulan ini menjadi preseden buruk dan menjadi catatan kelam di masa depan,” harapnya.

Tinggalkan Balasan